Wednesday, March 18, 2009

Wacana Hubungan Sains dan Agama

Rachmad Resmiyanto


BARU SEKITAR EMPAT DASAWARSA terakhir ini saja wacana tentang hubungan sains dan agama bisa dikatakan menemukan bentuk barunya. Sejatinya, wacana ini telah lama amat dibahas, namun baru pada beberapa dasawarsa belakangan ini wacana sains dan agama tumbuh subur secara sistematik. Hal ini mengandung maksud, selayaknya sebuah bidang kajian, wacana ini juga mengundang perdebatan tentang pendekatan, metodologi dan ruang lingkupnya. Wacana ini semakin subur ketika banyak forum-forum ilmiah yang memberi ruang bagi debat-debat tersebut, misalnya seminar dan konferensi ataupun jurnal-jurnal ilmiah yang sengaja mengkhususkan bidang kajiannya pada wacana ini. Wacana ini juga semakin ramai karena ternyata buku-buku yang mencoba mengupas wacana sains dan agama jumlahnya juga melimpah.

Bagir dkk. (2006) menyebutkan bahwa wacana sains dan agama masih bisa dikatakan berada pada aras dasar sebab karya-karya baru yang ditulis masih berkutat pada bagaimana menarik batas-batas dari bidang yang amat luas ini, termasuk di dalamnya adalah menetapkan apa agenda utamnaya, isu yang dibahas dan juga metodologinya.

Lebih lanjut, Bagir dkk (2006) menyatakan bahwa setiap agama mempunyai pandangan yang berbeda tentang sains. Setiap agama akan menghadirkan tipologi yang beragam terkait bagaimana kepercayaannya memandang relasi dirinya dengan sains. Dalam sudut pandang agama Islam, ini bisa disebut sains Islam dan yang lebih radikal dari itu adalah islamisasi sains.

Sejarah filsafat ilmu telah mencatat bahwa pernah terjadi tragedi keilmuan tatkala teori Heliosentris yang diumumkan oleh Copernicus dan Galileo dicap sebagai pemikiran sesat oleh gereja. Sementara itu, begawan fisika Isaac Newton hanya menempatkan Tuhan sebagai penutup sementara lubang kesulitan yang belum terpecahkan dan terjawab dalam beberapa teorinya. Setelah kesulitan itu terjawab, maka secara otomatis intervensi Tuhan tidak lagi diperlukan. Bahkan, suatu saat ketika Napoleon Bonaparte bertanya kepada Laplace tentang peran Tuhan yang tidak disinggung dalam karyanya, Laplace menjawab dengan tegas bahwa peran Tuhan tidak diperlukan dalam penjelasan keteraturan alam raya ini.

Seturut dengan keimanan Islam, fisika sebagai subjek ilmu yang berusaha menjelaskan keteraturan alam semesta tentu harus juga bisa menjelaskan bagaimana peran Tuhan dalam keteraturan tersebut. Selama ini, buku-buku teks fisika seolah-seolah melepaskan begitu saja peran Tuhan. Jika ditarik dalam sebuah kesimpulan sederhana, dapat dikatakan bahwa tidak ada hubungan antara Tuhan (agama) dan fisika sebagai subjek ilmu.

Pemahaman seperti ini amat berbahaya sebab bisa menyebabkan kecakapan ilmu yang dimiliki menjadi terbelah. Lambat laun ini akan mengarah pada pemisahan agama dan ilmu pengetahuan.

Beberapa karya yang ada kemudian mencoba memasuki wacana sains dan agama ini. Beberapa karya dari Indonesia yang bisa disebutkan antara lain Akbar dkk (2008), Agung R (2007), Febri P.A. (2007), Firdaus (2004), Shihab (1997) dan Baiquni (1995). Sayangnya, karya-karya tersebut lebih terkesan sekedar justifikasi (pembenaran) temuan-temuan sains dengan ayat-ayat suci. Dan tindakan seperti ini bisa dikatakan sebagai tindakan yang gegabah dan ceroboh sebab fakta-fakta sains bisa salah (Al Attas, 1995). Oleh karena itu, mengupas wacana sains dan agama tanpa melihatnya dari sudut pandang filsafat ilmu sama saja hanya akan menemukan fatamorgana akademis.

Kepustakaan:
Agung R., Frida,. 2007. Fisika Integrasi-Interkoneksi. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA UNY

Akbar, M., Kurdi, M., dan Supriyadi, 2008. Kebenaran Teori Gravitasi Newton dan Teori Gravitasi Einstein Ditinjau dari Perspektif Teori Gravitasi dalam Al-Qur’an, Prosiding Seminar Sains dan Pendidikan Sains 2008 UKSW

Al Attas, Syed Muhammad Naquib,. 1995. Islam dan Filsafat Sains. Bandung. Mizan

Bagir, Zainal Abiudin,. 2006. Sains dan Agama-agama: Perbandingan Beberapa Tipologi Mutakhir. Dalam Ilmu, Etika dan Agama. Yogyakarta. Center for Religious and Cross-cultural Studies (CRCS)

Shihab, M. Qurais,. 1997. Mukjizat al-Quran: Ditinjau dari Aspek Kebahasaan, Isyarat Ilmiah, dan Pemberitaan Ghaib. Bandung. Mizan

Baiquni, Achmad,. 1995. Al Qur’an, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Ed.1, Cet.3. Jakarta. Dana Bhakti Wakaf

Febri P.A., 2007. Menyibak Misteri Kekal Akhirat tinjauan Ilmu Fisika. Yogyakarta. Kreasi Total Media

Firdaus, Feris,. 2004. Alam Semesta: sumber ilmu, Hukum, dan Informasi Ketiga Setelah Al Quran dan As Sunnah. Yogyakarta. Insania Cipta Press

Mbah Maridjan, Saintis Madzhab Yogya?

Rachmad Resmiyanto

MBAH MARIDJAN adalah seorang kakek yang fenomenal. Simak saja berita-berita beberapa waktu yang silam tatkala Gunung Merapi di Yogyakarta sedikit sibuk. Semula ia adalah juru kunci Merapi yang hanya dikenal para pendaki. Tiba-tiba, ia adalah Laki-laki pemberani di Indonesia (versi Sido Muncul). Ia menjadi bintang gemintang dan milik banyak orang, tidak lagi terbatas bagi warga Kinahrejo. Popularitasnya mampu menyihir jutaan orang dan aksinya mampu menyita perhatian dunia. Bahkan, Mbah Maridjan sempat ditawari untuk nonton langsung Piala Dunia di Jerman. Sepanjang sejarah Piala Dunia, mungkin ini merupakan satu-satunya tawaran yang diberikan kepada orang Jawa, Yogya, tur ndesa.

Tekadnya yang kuat untuk nguri-uri Merapi telah mengalahkan segala-galanya. Bujukan dari semua orang tidak mampu menggoyahkan tekadnya, mulai dari orang nomor satu di Yogya sampai orang nomor satu di Indonesia. Bahkan, meskipun para ilmuwan vulkanologi telah menyatakan Merapi akan meletus, Mbah Maridjan tetap santai dan malah bersiteguh di Merapi. Di saat para ahli vulkanologi mengkhawatirkan letusan Merapi, Mbah Maridjan justru berani jalan-jalan sampai di Srimanganti. Dan yang lebih mengejutkan, Mbah Maridjan malah memberi kabar: ”Merapi hanya sekedar buang sampah”. Sepertinya, tidak ada sedikitpun aktivitas Merapi yang perlu dirisaukan. Inilah sikap Mbah Maridjan, seorang juru kunci gunung Merapi yang begitu jantan.

Ketika Manusia Berjumpa Sains

Rachmad Resmiyanto


KAPANPUN manusia berjumpa dengan sains, maka ia akan bertemu dengan sebuah revolusi. Perjumpaan dengan sains adalah perjumpaan yang menentukan, membangkitkan semangat sekaligus menggairahkan. Tatkala sains sudah menyusup ke dalam budaya manusia, maka hanya perubahan demi perubahan yang akan disuguhkan. Jalan baru dalam peradaban senantiasa diretas oleh perjumpaan ini sampai warna lama dalam budaya memudar perlahan dan acapkali juga menyentak dan berganti rupa dengan warna baru budaya. Inilah perjumpaan agung antara manusia beserta segenap mekar wangi budayanya dan sains yang selalu membawa janji dan semangat hidup yang berderap.

Setiap lanskap budaya dan peradaban manusia ditegakkan di atas pilar-pilar pandangan hidup yang dengannya manusia memiliki sebuah cara untuk mengamati, memilah, memilih dan menilai segala sesuatu yang hinggap di sepanjang lintasan perjalanan sejarahnya. Cara pandang ini berakar kuat pada sikap terhadap dirinya sendiri sebagai manusia dan sikap terhadap alam semesta, ruang di mana manusia dan peradabannya menjejak. Penelusuran lebih jauh akan mengungkap bahwa mata air cara pandang manusia adalah ilmu pengetahuan, yang dalam makna generiknya selalu identik dengan sains. Memang harus diakui, jalinan interaksi yang terjadi antara cara pandang dan sains bukanlah melulu komunikasi searah tapi seringkali juga menunjukkan komunikasi dua arah. Namun, dalam banyak hal harus pula diakui bahwa segala yang telah dicapai oleh sains pasti akan menerbitkan dampak perubahan dalam pola peradaban. Perjumpaan dengan sains selalu saja melompatkan manusia ke fase eksitasi, sebuah fase peradaban yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.

Monday, March 16, 2009

PhET: Simulasi Fisika untuk Membantu Pembelajaran di Kelas

Rachmad Resmiyanto


Physics Education Technology atau PhET merupakan sebuah ikhtiar sistematis yang tanggap jaman terhadap perkembangan teknologi pembelajaran. PhET dikembangkan oleh Universitas Colorado di Boulder Amerika (University of Colorado at Boulder) dalam rangka menyediakan simulasi pengajaran dan pembelajaran fisika berbasis laboratorium maya (virtual laboratory) yang memudahkan guru dan siswa jika digunakan untuk pembelajaran di ruang kelas. Simulasi PhET sangat mudah untuk digunakan. Simulasi ini ditulis dalam Java dan Flash dan dapat dijalankan dengan menggunakan web browser baku selama plug-in Flash dan Java sudah terpasang. Dengan kata lain, simulasi-simulasi PhET merupakan simulasi yang ramah pengguna. Simulasi-simulasi dalam PhET tersedia secara gratis dan dapat diunduh di alamat http://www.phet.colorado.edu.

Betapa Penting Menulis Itu

Rachmad Resmiyanto


ALAM DICIPTAKAN BUKAN TANPA TUJUAN. Alam ini ada karena memang disengaja dan diadakan. Alam tidak lahir secara kebetulan belaka. Alam yang berasal dari sebutir partikel kecil yang kemudian meledak, memuai, mengembang dan terus bergerak berekspansi sampai sekarang, sungguh mempunyai arti. Alam tidak semata-mata satu kejadian dari sekian banyak kejadian yang mungkin. Alam betul-betul disengaja untuk dihadirkan sebab ia menyimpan tujuan. Sungguh, dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya siang dan malam terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.

Sunday, March 15, 2009

Silabus Fisika Modern (Modern Physics) - 3 SKS

Rachmad Resmiyanto


Tujuan instruksional:

Mata kuliah fisika modern ini dimaksudkan sebagai pengantar pada pembahasan sistem mikroskopik, yaitu fisika untuk inti atom, atom, molekul, dan perilaku atom dan elektron dalam zat padat. Fisika untuk sistem mikroskopik ini mencakup teori kuantum, yaitu teori dimana gelombang elektromagnetik dinyatakan sebagai partikel (foton), dan dalam keadaan tertentu partikel harus dinyatakan sebagai gelombang. Keadaan partikel harus dinyatakan dengan fungsi gelombang. Untuk sistem partikel dalam jumlah amat besar diperlukan pendekatan fisika statistik dengan menggunakan konsep fungsi distribusi. Konsep-konsep ini dapat digunakan untuk menguasai berbagai konsep dan prinsip yang berhubungan dengan susunan zat, yaitu dari zat padat, molekul, atom, inti atom, dan partikel elementer.

Saturday, March 14, 2009

Telaah Laboratorium Maya Berdasarkan Model Sains Kuhnian dan Implikasinya dalam Pembelajaran Fisika

Rachmad Resmiyanto

Abstrak:
Teknologi informasi dan komputer telah membuat pesatnya perkembangan media pembelajaran fisika berbantuan komputer. Media pembelajaran ini berhasil menyajikan fenomena-fenomena fisika yang biasa terjadi di alam nyata ke dalam lingkungan komputer (alam maya). Hal ini telah menjadi sihir dalam ranah pendidikan fisika yang ditandai lahirnya istilah laboratorium maya. Laboratorium berbasis komputer ini memungkinkan para murid atau mahasiswa dapat melakukan praktikum atau eksperimen fisika seolah menghadapi fenomena atau set peralatan laboratorium nyata. Fisika sebagai ilmu yang berusaha membongkar rahasia alam semesta tidak serta merta begitu saja dapat disajikan dalam tayangan maya di komputer. Kajian ini menelaah laboratorium maya fisika dengan memandang fisika dalam model sains Kuhnian dan implikasinya dalam pembelajaran fisika. Kajian ini dilakukan dengan cara membongkar realitas yang ada dalam media pembelajaran tersebut dalam kerangka berpikir (framework) ala Kuhnian.

Sunday, January 11, 2009

International Conference of Islamic Economic System 2008

Rachmad Resmiyanto

Pada akhir tahun 2008, saya senang bisa memiliki kesempatan untuk mengikuti konferensi internasional tentang sistem ekonomi Islam. Konferensi itu mengambil nama International Conference of Islamic Economic System 2008. Tema yang diangkat yakni Global Financial Crisis : The Fall of Capitalism - The Rise of Islamic Civilization. Konferensi ini diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Hamfara Yogyakarta (STEI Hamfara), bertempat di Gedung Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta. Konferensi berlangsung selama 2 hari, 27 dan 28 Desember 2008.

Tuesday, December 02, 2008

Mengukur Efisiensi Organisasi dengan DEA (Data Envelopment Analysis)

Rachmad Resmiyanto


SEPERTINYA, Data Envelopment Analysis (DEA) merupakan tool manajemen yang paling populer untuk mengukur efisiensi. DEA biasanya digunakan untuk mengukur efisiensi relatif organisasi atau perusahaan. Satuan ukuran ini biasanya dinyatakan dalam Decision Making Unit (DMU). Efisiensi relatif suatu DMU adalah efisiensi suatu DMU yang dibandingkan dengan efisiensi DMU lainnya dalam satu kesatuan populasi sampel. Di sini berlaku syarat bahwa DMU-DMU tersebut memiliki set data yang terdiri dari jenis input dan output yang sama.

Tuesday, November 18, 2008

Curriculum Vitae

Rachmad Resmiyanto

diperbarui 15 Mei 2010; 01 Des 2009; 15 Agustus 2009.
Publikasi ilmiah


  1. Rachmad Resmiyanto, Paradigma Mekanika Newtonan vs Lagrangan: Reduksionisme vs Holisme, Prosiding Seminar Nasional Fisika dan Pendidikan Sains dengan Tema:  “Perkembangan Fisika Dan Inovasi Pembelajaran Sains  Menuju Pendidikan Budaya Dan Karakter”, Program Pendidikan Fisika PMIPA FKIP Program Pendidikan Sains Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Sabtu, 8 Mei 2010

  2. Rachmad Resmiyanto, W. Maratus Shalihah, Nuriyati, Model Instrumen Pengukuran Kinerja untuk Guru-Guru Pascasertifikasi dengan Scientific and Financial Performance Measure (SFPM), Simposium Nasional Hasil Penelitian dan Inovasi Pendidikan Tahun 2009, Jakarta, 4-6 Agustus 2009, Puslitjaknov Balitbang Depdiknas

  3. Rachmad Resmiyanto, Telaah Laboratorium Maya Berdasarkan Model Sains Kuhnian dan Implikasinya dalam Pembelajaran Fisika, Prosiding Seminar Nasional Kecenderungan Baru Fisika dan Pendidikannya , Universitas Negeri Malang, 7 Agustus 2008

  4. Rachmad Resmiyanto, Pasar Saham sebagai Sistem Fisis, Prosiding Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains UKSW , Salatiga 12 Januari 2008

  5. M.F. Rosyid, Romi Hanang S.B., Rachmad Resmiyanto, Dwi Sabdo Budi Prastya, Kajian Konsep Fisika Jilid 1 (Buku pelajaran SMA), Tiga Serangkai, Surakarta, ISBN: 978-979-018-725-2 (jilid lengkap)

  6. M.F. Rosyid, Romi Hanang S.B., Rachmad Resmiyanto, Dwi Sabdo Budi Prastya, Kajian Konsep Fisika Jilid 2 (Buku pelajaran SMA), Tiga Serangkai, Surakarta, ISBN: 978-979-018-725-2 (jilid lengkap)

  7. M.F. Rosyid, Romi Hanang S.B., Rachmad Resmiyanto, Dwi Sabdo Budi Prastya, Kajian Konsep Fisika Jilid 3 (Buku pelajaran SMA), Tiga Serangkai, Surakarta, ISBN: 978-979-018-725-2 (jilid lengkap)

Pembimbingan

  1. Tahun 2009. Kompetisi Karya Tulis Alquran (KKTA) dengan judul "Membangun Sikap Menghargai Waktu dengan Buku Fisika Religius" sebagai finalis dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2009 di Univ. Brawijaya. Mahasiswa: Resty Merryta (05007011), Rizky Agung (08007076)

  2. Tahun 2009. Kompetisi Karya Tulis Alquran (KKTA) dengan judul "Penyebaran Gagasan Islamisasi Ilmu Pengetahuan melalui Buletin sebagai Upaya Peningkatan Daya Saing Sivitas Akademika" sebagai finalis dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2009 di Univ. Brawijaya. Mahasiswa: Nuriyati (06007031), Eko Bayu Gumilar (07007037), Slamet Waluyo (07007046)

  3. Tahun 2009. Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian dengan judul "Studi Efektivitas Pembelajaran Menggunakan Free Software Physics Education Technology (PhET)", Hibah dari Direktorat Jenderal Pendidkan Tinggi Depdiknas sebesar 5,1 juta.Mahasiswa: Resty Merryta, Santi Fajriyah, Beni Baroroh

  4. Tahun 2008. Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat dengan judul “Pembuatan Visualisasi Konsep Fluida untuk Peningkatan Mutu Pembelajaran Fisika pada Siswa Kelas XI MAN 1 Yogyakarta”, Hibah dari Direktorat Jenderal Pendidkan Tinggi Depdiknas sebesar 5,7 juta.Mahasiswa: Andri Youristiawan, Resty Merryta, Santi Fajriyah, Doan Astrian

Pengalaman profesional

  1. Magang Dosen Yunior di Universitas Negeri Surabaya, Ditjen DIKTI Depdiknas, (2 Juni - 2 Nov 2008)
  2. Tim Pemantau Independen Ujian Nasional (Pemantau E) Tahun 2008 Tingkat Sekolah/Madrasah Di Kota Yogyakarta Provinsi D.I. Yogyakarta (21-25 April 2008)
  3. Tim Akreditasi Program Studi Pendidikan Fisika-S1 FKIP UAD (SK Rektor No 22 Tahun 2008)
  4. Task Force Evaluasi Diri Program Studi di Lingkungan UAD (SK Rektor UAD No. 04 Th 2008) Januari 2008
  5. Tim Pelaksana Hibah Sistem PPL dan Lab Microteaching LPTK Swasta Tahun 2007 (SK Rektor No 67.A Tahun 2007), September 2007 – Maret 2008
  6. Tim Task Force PPL dan Pengajaran Mikro (Surat Tugas No R/233/B.12/VIII/2007), Agustus 2007

Pelatihan
  1. Pelatihan penyusunan proposal pengabdian masyarakat (04 Agustus 2008)
    Ruang Sidang Rektorat Universitas Negeri Surabaya
  2. Pelatihan penyusunan proposal penelitian (15 Agustus 2008)
    Ruang Sidang Rektorat Universitas Negeri Surabaya
  3. Pelatihan Manajemen dan Otomasi Pengelolaan Koleksi Pustaka (09 Februari 2008)
    Laboratorium Microteaching Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta
  4. Pelatihan Hisab Rukyat (25-29 Juli 2007)
    Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Yogyakarta


Keahlian teknis
  1. Webmaster prodi Pendidikan Fisika ( http://pf.uad.ac.id ) dan Lab. Microteaching ( http://labmicro.uad.ac.id ) UAD
  2. Sistem otomasi koleksi pustaka dengan software perpustakaan Senayan (http://senayan.diknas.go.id ) dan Openbiblio ( http://obiblio.sourceforge.net )
  3. Sistem penggolongan koleksi pustaka dengan DDC (Dewey Decimal Classification)
  4. Sistem perpustakaan digital dengan Ganesha Digital Library untuk koleksi pustaka yang berwujud digital
  5. Riset Operasi/ Metode kuantitatif dalam manajemen

Pengalaman selama mahasiswa fisika UGM (Agustus 2000-Maret 2006)

Skripsi

Model Penentuan Harga Opsi atas Saham: Pendekatan Fisika untuk Kajian Pasar Modal
Pembimbing: Dr. rer. nat. M. F. Rosyid
Penguji: Dr. Jazi Eko Istiyanto, Drs. Bambang MEJ, M.Si

Penghargaan
  1. Salah satu mahasiswa berprestasi UGM 2005
  2. Penyaji terbaik (medali emas) pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional XVIII 2005 di Univ. Andalas Padang
  3. Juara IV Lomba Hasil Penelitian se-UGM (diadakan FMIPA UGM) 2005
  4. Juara I Penulisan artikel se-UGM (SKM Bulaksumur Pos UGM) 2004
  5. Juara II Usulan Penelitian Bidang Saintek UGM 2003
  6. Juara II Penulisan Essay Dies Natalis UGM 2003

Pengalaman organisasi

Jama’ah Shalahuddin (UKM UGM)
  1. Sterring Committee dan Ketua umum Ramadhan Di Kampus Jama’ah Shalahuddin UGM 2003 (sertifikat)
  2. Ketua Departemen Wacana Jama’ah Shalahuddin UGM 2003
  3. Badan Pekerja Majelis Permusyawaratan Akbar Jama’ah Shalahuddin UGM 2002
  4. Koordinator Buka Bersama Ramadhan Di Kampus Jama’ah Shalahudin UGM 2002

Komunitas Fisika Gadjah Mada/KF Gama (Himp. Mahasiswa Prodi di FMIPA UGM)
  • Panitia TOP Challenge of Physics Komunitas Fisika Gadjah Mada (KF Gama) FMIPA UGM 2002
Keluarga Mahasiswa Fisika (Himp. Mahasiswa Jurusan di FMIPA UGM)
  • Staff Redaksi Majalah Frekuensi Keluarga Mahasiswa Fisika FMIPA UGM 2001

Pelatihan, training dan workshop

  1. Diklat Desain dan Pemrograman Web (Lembaga Pendidikan SMILE Group, Maret-Mei 2006)
  2. Kuliah nonkurikuler satu semester ekonomi Islam “Manajemen Investasi Syariah” (SEF FE UGM, semester ganjil 2005) (
  3. Grabbing Brighter Future by Competing in Syariah Sector, Islamic Career Workshop (SEF UGM 2006)
  4. Training Kepemimpinan tingkat I, II & III dan training lainnya (Jamaah Shalahuddin UGM 2001-2004)
  5. Workshop Manajemen Organisasi Modern sebagai wakil Jamaah Shalahuddin (PPKB /Pusat Pertumbuhan Kepemimpinan Berkualitas UGM 2003)
  6. Workshop Enterpreneurship Event (UGM)
  7. Smart Teaching Program bidang studi Matematika di Primagama Training Center Yogyakarta 2006
  8. Diklat Desain dan Pemrograman Web (Lembaga Pendidikan
  9. SMILE Group) Maret-Mei 2006
  10. Basic Training, Pelatihan jurnalistik, Senior Course, dll. (Himpunan Mahasiswa Islam Cab. Sleman d.h. Cabang Yogyakarta Barat ) 2001-2007