Thursday, July 15, 2010
Mana Duluan, Ayam atau Telur?
Hari ini Kamis 15 Juli 2010 Vivanews bikin berita tentang jawaban teka-teki klasik, mana yang lebih dulu ada, telur atau ayam. Jawaban itu ditayangkan di alamat http://dunia.vivanews.com/news/read/164687-mana-duluan--ayam-atau-telur--ini-jawabnya-.
Setengah tahun silam, tepatnya 20 Desember 2009, saya bikin status di Facebook tentang jawaban teka-teki itu. Jawaban itu dapat dilihat juga di blog ini, http://rachmadresmi.blogspot.com/2009/12/mana-yang-lebih-dulu-telur-atau-ayam.html . Agar Anda lebih mudah membandingkan jawaban saya dan berita VIvaNews, keduanya akan saya salin ulang di sini.
Teka-teki ini, sering saya gunakan sebagai bahan diskusi dalam Latihan Kader I HMI Cab. Sleman untuk materi alat, Pengantar Logika.
Labels:
CaBe - Catatan Bebas,
Kliping
Wednesday, July 14, 2010
The Hidden Connections di Jurusan Fisika UGM
Rachmad Resmiyanto
Ada sesuatu yang aneh dan unik di jurusan fisika UGM. Saya merasa menemukan sesuatu yang ganjil. Serasa ada suasana batin yang menyungkup di segenap penjuru. Suasana ini begitu terasa dan seolah amat nyata. Apakah ini sebuah kebetulan belaka atau memang sudah menjadi determinisme sejarah, saya tak tahu bagaimana menjawabnya. Yang jelas, seolah dan seakan-akan ada sesuatu yang tersembunyi dibalik itu semua. Saya rasa, di UGM ini, saya menemukan the hidden connections di jurusan fisika.
Ada sesuatu yang aneh dan unik di jurusan fisika UGM. Saya merasa menemukan sesuatu yang ganjil. Serasa ada suasana batin yang menyungkup di segenap penjuru. Suasana ini begitu terasa dan seolah amat nyata. Apakah ini sebuah kebetulan belaka atau memang sudah menjadi determinisme sejarah, saya tak tahu bagaimana menjawabnya. Yang jelas, seolah dan seakan-akan ada sesuatu yang tersembunyi dibalik itu semua. Saya rasa, di UGM ini, saya menemukan the hidden connections di jurusan fisika.
Labels:
CaBe - Catatan Bebas,
Fisika
Tapak Kaki Presiden
Prasasti Tapak Kaki Presiden
Lokasi: sisi utara lapangan Monas Jakarta
tanggal pengambilan: 6 Agustus 2009
Foto: Rachmad Resmiyanto
Lokasi: sisi utara lapangan Monas Jakarta
tanggal pengambilan: 6 Agustus 2009
Foto: Rachmad Resmiyanto
Presiden RI ke-6: Susilo Bambang Yudhoyono
Labels:
Galeri
Monday, July 12, 2010
Sunday, July 11, 2010
Kenangan Jalan Kaki Pogung Lor-Turi
Beberapa kenangan tatkala Jalan Kaki Pogung Lor- Turi
Ahad, 21 Februari 2010
Butuh waktu 5 jam, pakai sandal jepit, berangkat seusai shalat dhuhur.
Ahad, 21 Februari 2010
Butuh waktu 5 jam, pakai sandal jepit, berangkat seusai shalat dhuhur.
Medan Laga Rejodani, mengenang pertempuran 29 Mei 1949
Labels:
Galeri
Seminar Nasional Fisika HFI 2010
Seminar Nasional Fisika 2010
"Pendiidkan dan Penelitian Fisika dalam Mengantisipasi Perubahan Fenomena Alam"
Himpunan Fisika Indonesia chapter Jateng-DIY
di Univ. Diponegoro, Sabtu, 10 April 2010
"Pendiidkan dan Penelitian Fisika dalam Mengantisipasi Perubahan Fenomena Alam"
Himpunan Fisika Indonesia chapter Jateng-DIY
di Univ. Diponegoro, Sabtu, 10 April 2010
Bersama kawan-kawan fisika teoretik S2 Ilmu Fisika UGM
Labels:
Galeri
Friday, July 09, 2010
Pusat Sains dan Matematika Sekolah Unesa
di Pusat Sains dan Matematika Sekolah
Universitas Negeri Surabaya
17 September 2009
Universitas Negeri Surabaya
17 September 2009
Saya dan Mohd. Ahied Al Gaff (Dosen Univ. Trunojoyo) berkeliling melihat anjungan PSMS
Labels:
Galeri
Wednesday, July 07, 2010
Monev Program Kreativitas Mahasiswa 2009
Monitoring dan Evaluasi (MONEV)
Program Kreativitas Mahasiswa 2009
di Univ. Negeri Yogyakarta
Mahasiswa: Resty Merrita, Santi Fajriyah, Beni Baroroh
Program Kreativitas Mahasiswa 2009
di Univ. Negeri Yogyakarta
Mahasiswa: Resty Merrita, Santi Fajriyah, Beni Baroroh
Labels:
Galeri
Friday, July 02, 2010
Wuih... Orang Ini Menolak Uang Rp 1 M!
Sabtu, 3 Juli 2010 | 07:18 WIB
http://sains.kompas.com/read/2010/07/03/07181194/Wuih....Orang.Ini.Menolak.Uang.Rp.1.M-5
KOMPAS.com- Sikap ahli matematika Rusia, Dr Grigory Perelman (44), ini pantas diacungi jempol. Menganggap dirinya bukanlah orang yang pantas, ahli matematika yang disebut orang tercerdas sedunia ini menolak pemberian hadiah senilai satu juta dollar AS atau sekitar Rp 1 miliar.
Penghargaan itu rencananya akan diberikan oleh Clay Mathematics Institute, sebuah lembaga asal Amerika Serikat kepada pria yang tinggal di flat sederhana di St. Petersburg, bulan Maret lalu. Sebab, Perelman mampu memecahkan Konjektur Poincare, yang sudah satu abad memusingkan matematikawan. Solusi itu dia posting lewat internet.
http://sains.kompas.com/read/2010/07/03/07181194/Wuih....Orang.Ini.Menolak.Uang.Rp.1.M-5
KOMPAS.com- Sikap ahli matematika Rusia, Dr Grigory Perelman (44), ini pantas diacungi jempol. Menganggap dirinya bukanlah orang yang pantas, ahli matematika yang disebut orang tercerdas sedunia ini menolak pemberian hadiah senilai satu juta dollar AS atau sekitar Rp 1 miliar.
Penghargaan itu rencananya akan diberikan oleh Clay Mathematics Institute, sebuah lembaga asal Amerika Serikat kepada pria yang tinggal di flat sederhana di St. Petersburg, bulan Maret lalu. Sebab, Perelman mampu memecahkan Konjektur Poincare, yang sudah satu abad memusingkan matematikawan. Solusi itu dia posting lewat internet.
Labels:
Kliping
Subscribe to:
Posts (Atom)



