Tuesday, March 01, 2011

Maneges Keadilan di Ruang Ujian

Oleh Rachmad Resmiyanto

PADA SEBUAH PAGI, ketika kampus 3 Warungboto masih lengang, seorang mahasiswi berbaju krem dengan kerudung sewarna, datang ke salah satu ruangan di sayap utara. Ruangan itu adalah yang paling ujung, arah barat. Ia datang  dengan langkah dalam gegas.

Ia menulis di secarik kertas kecil, berukuran setengah folio,  tanpa mengambil kursi untuk duduk. Ia masih setengah berdiri. Ia menulis sambil membungkukkan beberapa ruas tulang belakangnya. Nafasnya masih tersengal-sengal.

Selesai menulis, ia tersenyum kecil dan menyerahkan tulisan itu. Saya baca namanya perlahan. Saya lihat program studinya. Juga mata kuliahnya.  Saya pegang secarik kertas itu, blangko pelanggaran presensi.

Pada tatakan presensi kehadiran, saya bolak-balik berkas, mencari presensi matakuliah itu. Ketemu juga namanya. Ada beberapa tanda silang besar dalam deret seusai namanya tertera. Saya hitung jumlah silang besar itu. Saya gelengkan kepala, “Maaf mbak, Anda tetap tidak bisa ikut ujian”. Dan mahasiswi itu pergi menjauh dengan semburat wajah yang penuh kecewa.


Tuesday, February 22, 2011

Tahun, Tokoh dan Peristiwa Penting dalam Fisika Moden

1887 Albert A. Michelson dan Edward W. Morley, gagal amati eter.
1896 Henry Becquerel menemukan keradiokatifan.

1900 Max Plack mengenalkan teori kuantum untuk menjelaskan radiasi benda hitam.
1905 Albert Einstein mengemukakan teori relativitas khusus.
1905 Albert Einstein mengenalkan gagasan foto untuk menjelaskan efek fotoelektrik.

Wednesday, February 09, 2011

Metafora Fisika Modern


Fisika modern, hingga hari ini, telah benar-benar bikin bingung para fisikawan dengan hakikat dan esensi alam semesta ini. Ada banyak paradoks yang muncul. Untuk menggambarkan keadaan ini, saya suka dengan metafora 6 orang buta yang sedang mencoba untuk mendeskripsikan apa itu gajah.Demiianlah, para fisikawan saling meraba untuk mendeskripsikan bagaimana sebenarnya alam semesta ini.

Anggapan Dasar Fisika Klasik

Oleh Rachmad Resmiyanto

Fisika Modern merupakan sebuah era fisika baru yang ditengarai dimulai per 1900-an. Ia lahir dengan meruntuhkan anggapan-anggapan yang sudah mapan dalam fisika klasik. Laiknya situasi politik, tentu saja, para fisikawan dibuat kalang kabut dengan keyakinan-keyakinan yang hendak diruntuhkan oleh keyakinan baru dalam fisika. Fisikawan-fisikawan yang tak turut dengan perubahan keyakinan ini bisa dikata sebagai fisikawan-fisikawan penganut status quo.


Tuesday, February 08, 2011

Ibu

ibu,
aku keluar dari rahimmu
seperti manusia yang punya Tuhan Yang Maha Rahiim;
maka nabi menyuruhku
untuk meletakkan dirimu
tiga tingkat lebih tinggi ketimbang bapakku

Thursday, February 03, 2011

Catatan Singkat tentang Pemikiran Kuhn

Oleh Rachmad Resmiyanto

Thomas Samuel Kuhn, seorang fisikawan Harvard, adalah salah satu nama yang "diberkati" dalam filsafat ilmu. Adikaryanya, The Structure of Scientific Revolutions (1962), telah ikut mewarnai bagaimana kita dapat memberikan penafsiran terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Buku itu merupakan salah satu buku akademik di abad ke-20 yang memiliki pengaruh besar, bukan hanya bagi fisikawan dan ilmuwan filsafat ilmu, melainkan hampir seluruh ilmuwan di segenap disiplin ilmu.

Kuhn telah mentahbiskan sebuah istilah baru dalam filsafat ilmu, yakni paradigma. Setiap kata ini disebut di berbagai pembicaraan disiplin ilmu, istilah ini pasti dilekatkan dengan sosok Kuhn.


Sunday, January 30, 2011

Analisis Pohon Keputusan

Rachmad Resmiyanto

Dalam banyak permasalahan, kesempatan atau peluang memainkan peran yang penting. Analisis keputusan merupakan istilah untuk teknik dalam menganalisis permasalahan yang mengandung risiko, ketidakpastian atau peluang. Pohon keputusan merupakan teknik khusus dalam analisis keputusan.


Dengan menggunakan diagram pohon keputusan, maka logika dan proses pengambilan keputusan dapat ditelusuri. Artinya, gambaran yang diberikan dalam diagram keputusan tersebut mudah dipahami, dapat dikaji ulang, proses dan logika pembuatan keputusan dapat diikuti dengan seksama.

Komponen utama dalam diagram pohon keputusan meliputi simpul-simpul dan cabang-cabang. Adapun simpul dibedakan menjadi 3 yaitu simpul keputusan (kotak), simpul peluang atau kesempatan (lingkaran) dan simpul terminal (bulat).

Simpul keputusan mencerminkan alternatif-altenatif atau pilihan-pilihan keputusan yang bisa diambil oleh perusahaan. Simpul peluang melambangkan keadaan-keadaan yang mungkin terjadi dari alternatif keputusan tersebut. Sedangkan simpul terminal merupakan akhir dari lintasan proses keputusan.

Monday, January 24, 2011

Merapikan Argumen

Oleh Rachmad Resmiyanto

(Materi Pengantar Logika untuk BATRA HMI MPO Cab . SLeman)



Sebuah kalimat dibangun oleh kata-kata. Bila bangunan kata itu tak rapi, tak punya makna, ia bukan kalimat. Kata-kata yang disusun itu kelak dapat membentuk pernyataan, pertanyaan, perintah atau permintaan. Dari keempat itu, hanya pernyataan (proposisi) saja yang punya nilai benar atau salah. Nilai ini hanya boleh dimiliki satu saja pada satu kesempatan. Artinya, benar dan salah tidak bisa secara serempak menjadi nilai sebuah pernyataan.

Dalam khasanah ilmu, “pernyataan” ini lebih dikenal sebagai “teori”. Karenanya, perdebatan dalam lapangan ilmu hakikatnya merupakan perdebatan apakah pernyataan itu memiliki nilai benar atau salah. Ramai perdebatan ini bermula sejak era ribuan tahun lampau hingga kini. Ada nama-nama Plato, Aristoteles, Al Kindi, Bacon, Pierce, Russel, Whitehead dll.

Pernyataan “Semua manusia akan mati” dan “Jumlah sudut-sudut segitiga adalah 180 derajat” dapat memiliki nilai benar atau salah. Tentu saja, sebelum menyematkan nilai “benar” atau “salah”, perlu diupayakan penelitian terhadap pernyataan itu.


Perhatikan Anak-anak Kita

Hasil Seminar tanggal 30 Oktober 2010 di kemang village, Jakarta
By Elly Risman, ...M.Psi (Yayasan Buah Hati)
Di share dari teman yang ikut di Jakarta. Panjang tapi sangat menarik buat orang tua agar aware



Seminar dibuka dengan layar presentasi yang menayangkan contoh sms anak sekarang, dengan huruf biasa tapi dibuat secara ALAY, tapi dibuat sedemikian rupa, sehingga kami, seluruh orang tua yang ada di ruangan seminar, tidak ada yang bisa membaca sms apakah itu?Apa maksud sms tsb?

Alaaahh...sms alay kan bisa dibaca. meski bikin mata dan otak kerja keras dulu buat tau maksudnya?

NO! Totally, ga ada satupun yang bisa baca sms tsb.

Dan, Taaaraa.....ternyata selain dengan huruf alay, sms tsb, dibacanya harus dengan posisi HP terbalik (bagian atas HP menjadi bagian bawah)! Can u imagine thattt????

Thursday, January 20, 2011

Adakah kesimpulan metafisis di fisika?

Bagaimana mungkin kita menarik kesimpulan metafisis jika fisika dikembangkan justru dengan cara-cara yang menjauhi metafisis. Persamaan Schrodinger saja, persamaan yang menjelaskan dunia mikroskopik (yang jadi cikal bakal teknologi digital), diselesaikan oleh E. Schrodinger saat ia melwatkan malam bersama pela*ur di lereng Peg. Alpen.

Yogya 15 Februari 2010